BUNTOK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menilai badan usaha yang baik dan tenaga kerja kompeten berperan penting dalam mendorong peningkatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Jasa Konstruksi DPUPR Barsel, Hawinu B Handen, saat menyampaikan pembinaan jasa konstruksi di Buntok, ibu kota Barsel, Kamis (19/2).
Menurutnya, peran badan usaha jasa konstruksi dan tenaga kerja yang kompeten semakin krusial seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur dan proyek strategis pembangunan.
“Kolaborasi antara badan usaha dan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” ujarnya.
DPUPR Barsel, katanya, terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program sertifikasi dan pelatihan di bidang konstruksi.
“Program ini bertujuan memastikan setiap proyek berjalan sesuai standar mutu, keselamatan, dan efisiensi,” katanya.
Pelatihan dan sertifikasi, tambahnya, akan kembali dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya setelah Hari Raya Idul Fitri meskipun anggaran hanya tersedia satu kali dalam setahun.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi,” tambahnya.
Selain itu, DPUPR Barsel juga mengimbau pelaku usaha jasa konstruksi yang masa izin atau Sertifikat Badan Usaha (SBU) telah habis agar segera mengurus perpanjangan.
Ia mengatakan, tenaga kerja konstruksi juga wajib dilengkapi dengan sertifikat kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperoleh sertifikat, katanya, terdapat dua skema yakni fasilitasi gratis yang jumlahnya terbatas serta pembiayaan mandiri sesuai standar pemerintah pusat.
“Untuk hal tersebut dapat menghubungi Bidang Jasa Konstruksi DPUPR Barsel maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) agar dapat difasilitasi,” ujarnya.
DPUPR Barsel, tambahnya, ingin menciptakan ketertiban baik dalam usaha jasa konstruksi maupun dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Tenaga kerja konstruksi, katanya, wajib memiliki sertifikat sebagai bentuk profesionalitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Sebagai bagian dari pembinaan, DPUPR Barsel juga akan melakukan pengawasan badan usaha serta survei lapangan guna mengecek keberadaan dan kepatuhan badan usaha di Barsel.
“Jangan takut, ini merupakan bentuk pembinaan agar kapasitas badan usaha semakin baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembinaan tersebut mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Jasa Konstruksi Nomor 299 Tahun 2025 tentang pedoman pembinaan jasa konstruksi oleh pemerintah daerah.
“Kami sedang mempelajari dan menyesuaikan pedoman tersebut dalam pelaksanaan di daerah,” katanya.
Dengan badan usaha yang tertib dan tenaga kerja yang kompeten, tambahnya, diharapkan pembangunan di Barsel dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.
“Pembangunan Barsel diharapkan terus meningkat di bawah kepemimpinan Bupati, Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati (Wabup) Barsel Khristianto Yudha,” tambahnya. (am)












