BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat koordinasi bersama Pertamina untuk menertibkan distribusi bahan bakar minyak di Aula Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Selasa (21/4).
Rapat tersebut dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel, Ita Minarni, bersama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Disdagkop) setempat, Harmito serta jajaran terkait.
Menurut Ita Minarni, Pertamina mengapresiasi surat edaran pemerintah daerah terkait pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Barsel.
“Pertamina meminta agar pemerintah daerah memperketat aturan pembelian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan membatasi kuota bagi kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.
Ia mengatakan pembatasan kuota pembelian di SPBU diharapkan menghentikan praktik pelangsiran yang merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas distribusi BBM di Kota Buntok.
“Dengan adanya pembatasan kuota pembelian di SPBU, diharapkan tidak ada lagi praktik pelangsiran yang selama ini merugikan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan Pertamina hanya bertanggung jawab terhadap harga BBM resmi di SPBU sementara penertiban harga di tingkat pengecer menjadi kewenangan pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah diminta mengambil langkah penertiban agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” tambahnya.
Pertamina juga menyampaikan temuan dugaan sejumlah SPBU menaikkan harga secara tidak wajar sehingga akan dilakukan inspeksi mendadak bersama instansi terkait.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan menyempurnakan surat edaran pembatasan kuota karena pasokan BBM ke sejumlah SPBU mengalami pengurangan.
“Kuota BBM kita sebenarnya cukup bahkan melebihi kebutuhan masyarakat jika tidak terjadi penimbunan dan penyalahgunaan distribusi,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum akan melakukan razia terhadap kios pengecer BBM yang melanggar ketentuan.
Langkah ini diharapkan menciptakan distribusi BBM yang tertib, adil, dan tepat sasaran bagi masyarakat Barsel. (am)












