Kalimantan TengahPeristiwa

Kesaksian Korban Ungkap Detik-Detik BBM Meluap Saat Kebakaran Gudang LPG di Buntok

Akhmad Madani
×

Kesaksian Korban Ungkap Detik-Detik BBM Meluap Saat Kebakaran Gudang LPG di Buntok

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam dan warga berupaya memadamkan kebakaran gudang LPG yang merembet ke rumah warga di Jalan Kaladan, Buntok (foto: Radar Buntok/akhmad madani)

BUNTOK – Kebakaran gudang LPG dan satu rumah warga di Jalan Kaladan RT 17/RW 04 Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) terjadi akibat luapan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terbakar, Jumat (15/5) siang.

Menurut korban kebakaran Jonson, kobaran api berasal dari aliran BBM yang mengalir dari gudang milik tetangga menuju rumahnya.

“Kamar tidur kami itu tidak bisa di buka, karena masuk bau BBM dari gudang milik tetangga sebelah,” ujarnya di Buntok, Ibu Kota Barsel, Jumat (15/5).

Atas peristiwa tersebut, katanya, kebakaran bermula saat semprotan air pemadam mengenai galon BBM yang sudah terbakar di lokasi kejadian.

“BBM yang terbakar itu meluap dan mengalir ke rumah kami hingga memicu kebakaran,” katanya.

Aliran BBM yang terbakar pertama kali mencapai teras rumah dan mulai membakar kursi yang berada di bagian depan.

Ia menambahkan, api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah.

“Awalnya BBM ber api itu mengalir ke teras rumah, kemudian membakar kursi dan seterusnya membakar isi rumah kami,” tambahnya.

Kondisi tersebut membuat keluarga panik dan berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang semakin membesar.

Sebagian barang tidak sempat diselamatkan karena api sudah terlanjur melahap hampir seluruh bangunan.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sangat cepat hingga rumah korban hangus terbakar.

Warga sekitar berupaya membantu proses pemadaman bersama petugas yang datang ke lokasi kejadian.

Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penyimpanan BBM di lingkungan permukiman padat penduduk.

Kejadian ini menjadi peringatan penting agar penanganan bahan mudah terbakar dilakukan dengan lebih aman. (am)