Nasional

Kemnaker dan Prefektur Miyazaki Perluas Magang Teknis Indonesia ke Jepang

Akhmad Madani
×

Kemnaker dan Prefektur Miyazaki Perluas Magang Teknis Indonesia ke Jepang

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan nota kerja sama Kemnaker dengan Prefektur Miyazaki terkait perluasan program magang teknis Indonesia ke Jepang di Jakarta (foto: Radar Buntok/hms Kemnaker)

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki yang ditandai penandatanganan nota kerja sama antara Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa (12/5).

Pemerintah memperluas peluang penempatan peserta Technical Intern Training Program (TITP) guna meningkatkan kompetensi dan kesempatan kerja tenaga kerja Indonesia di Jepang.

Cris Kuntadi mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis memperkuat hubungan Indonesia–Jepang di bidang ketenagakerjaan sekaligus pengembangan sumber daya manusia.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini terutama dalam pengembangan SDM dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” katanya melalui keterangan resmi Kemnaker yang diterima RadarBuntok.com, Selasa (12/5).

Menurutnya, ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan, pengiriman, penerimaan peserta magang serta penguatan pertukaran data dan informasi secara berkala.

“Kerja sama ini juga mencakup pengembangan sistem berbagi informasi untuk mendukung keberlanjutan program dan pengembangan karier peserta setelah kembali dari Jepang,” ujarnya.

Ia menambahkan salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pelaksanaan job matching agar kompetensi peserta sesuai kebutuhan industri Jepang.

“Kemnaker menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan pemerintah maupun swasta agar peserta siap bekerja dan beradaptasi di sektor industri Jepang,” tambahnya.

Cris juga menyampaikan capaian penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada 2025 penempatan mencapai 19.332 orang dan hingga Mei 2026 tercatat 18.316 orang telah diberangkatkan termasuk peningkatan peserta di Prefektur Miyazaki,” katanya.

Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono mengaku kerja sama ini penting untuk menjawab tantangan depopulasi yang dihadapi wilayahnya.

“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki dan kami melihat peluang lebih luas di berbagai sektor ke depan,” ujarnya.

Khusus di Prefektur Miyazaki jumlah peserta magang Indonesia meningkat dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026. (rls/am)