BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak mulai 6 hingga 16 April 2026 dalam empat gelombang dengan melibatkan sebanyak 1.755 siswa kelas IX.
Pelaksanaan TKA tersebut langsung ditinjau oleh Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) setempat, Manat Simanjuntak, serta para Asisten Setda, Senin (6/4) pagi.
Menurut Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, pelaksanaan TKA menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa secara menyeluruh.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Barsel terus meningkat dan mampu mencetak generasi muda yang kompeten serta siap bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA, katanya, dimulai setiap hari pukul 07.00 WIB dengan mata pelajaran Matematika sebagai ujian pertama yang kemudian dilanjutkan Bahasa Indonesia pada hari berikutnya.
“TKA ini menjadi salah satu upaya untuk melihat sejauh mana kemampuan akademik siswa SMP,” katanya.
Ia menambahkan, hasil TKA tidak hanya menjadi potret keberhasilan proses belajar mengajar tetapi juga menjadi salah satu syarat nilai bagi siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah unggulan di jenjang SMA atau SMK.
“Hasilnya tidak hanya menjadi potret keberhasilan proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi salah satu syarat nilai bagi siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah unggulan di jenjang SMA/SMK,” tambahnya.
Sementara itu, Kadisdik Barsel, Manat Simanjuntak mengatakan, pihaknya berharap setiap kendala selama pelaksanaan dapat segera disampaikan untuk ditindaklanjuti.
“Apabila terdapat kendala selama pelaksanaan, baik dari kepala sekolah maupun guru, dapat segera disampaikan agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.
Pihaknya, tambah Manat Simanjuntak, mengakui masih terdapat beberapa kendala di lapangan terutama terkait keterbatasan fasilitas di sejumlah sekolah.
“Sejumlah sekolah bahkan harus menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan TKA berbasis komputer,” tambahnya.
Pemkab Barsel berencana melakukan inventarisasi terhadap sekolah-sekolah yang masih membutuhkan dukungan fasilitas, khususnya perangkat multimedia.
Langkah tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan TKA tahun 2027 agar lebih optimal.
Adapun beberapa sekolah yang telah dikunjungi dalam peninjauan kesiapan antara lain SMP Negeri 1 Dusun Selatan, SMP Muhammadiyah, SMP IT, dan SMP Negeri 2 Dusun Selatan. (am)


