Peristiwa

Mayat Bocah Tenggelam Ditemukan di DAS Barito Buntok Setelah Hilang di Teweh Tengah

Radar Buntok
×

Mayat Bocah Tenggelam Ditemukan di DAS Barito Buntok Setelah Hilang di Teweh Tengah

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi jasad bocah perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Barito wilayah Buntok, setelah sebelumnya dilaporkan hilang di Teweh Tengah (foto: Radar Buntok)

BUNTOK – Sesosok mayat bocah perempuan berinisial SJ (2) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara (Barut), ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Barito wilayah Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (20/3).

Menurut Kapolres Barsel, AKBP Jecson R Hutapea, mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sapuani (50) sekitar pukul 08.35 WIB.

“Awalnya saksi sedang mengapar kayu di Sungai Barito dan melihat sesuatu mengapung yang diduga mayat,” ujarnya.

Ia mengatakan, saksi kemudian mendekat untuk memastikan dan ternyata benar yang mengapung adalah jasad seorang anak perempuan berusia sekitar 2 hingga 3 tahun.

“Setelah memastikan, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada personel Satpolairud di Pospol Pelabuhan Pasar Lama,” katanya.

Petugas bersama saksi selanjutnya melakukan evakuasi korban ke pelabuhan Pasar Lama Buntok dan dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh untuk dilakukan visum.

“Proses visum dilakukan oleh dokter dan perawat yang didampingi petugas serta Unit Identifikasi Satreskrim Polres Barsel,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil konfirmasi diketahui sebelumnya ada laporan anak hilang di Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah pada Senin (16/3).

“Pihak keluarga membenarkan bahwa korban yang ditemukan merupakan anak yang dilaporkan hilang sesuai ciri-ciri,” tambahnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jasad korban akan dibawa ke Desa Lemo untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Saat ini, hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (am)