Kalimantan Tengah

May Day, DPRD Barsel Serap Aspirasi Buruh Soal Upah dan Kesejahteraan

Akhmad Madani
×

May Day, DPRD Barsel Serap Aspirasi Buruh Soal Upah dan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barsel, Riri Fardhani (foto: Radar Buntok/akhmad madani)

BUNTOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Riri Fardhani menegaskan komitmen legislatif menyalurkan aspirasi buruh dalam momentum Hari Buruh Internasional.

Menurutnya, peringatan 1 Mei menjadi pengingat penting perjuangan hak-hak pekerja sekaligus momentum menyuarakan kesejahteraan buruh di daerah.

“Setiap 1 Mei kita memperingati perjuangan pekerja dan hak-hak ketenagakerjaan yang harus terus diperjuangkan,” ujarnya di Buntok, ibu kota Barsel, Kamis (30/5).

Ia mengatakan, sejak 2014 pemerintah telah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional yang sering diwarnai penyampaian aspirasi buruh terkait upah layak, penghapusan E-Purchasing dan jaminan sosial.

“Hal itu perlu menjadi perhatian ke depan bagi kami dari legislatif sebagai wakil masyarakat untuk menyalurkan aspirasi tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan upah masih menjadi tolak ukur kesejahteraan buruh, terlebih di tengah kebijakan efisiensi yang berdampak pada kondisi perekonomian pekerja.

“Masih banyak buruh di Barsel yang menerima gaji di bawah standar pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” tambahnya.

Menurutnya, kondisi buruh kecil seperti pengangkat pasir di Pelabuhan Jelapat juga mengalami penurunan pendapatan akibat perubahan harga dan kondisi ekonomi.

“Pendapatan mereka tidak seperti dulu lagi sehingga perlu perhatian bersama,” ujarnya.

Dengan penyaluran aspirasi buruh secara berkelanjutan, diharapkan kesejahteraan pekerja di Barsel dapat meningkat seiring kebijakan yang berpihak pada masyarakat. (am)